Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

NJ Expo; ada daya tarik yang berbeda dari SMA NJ

Acara tahunan Haul dan Harlah ke-70 Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton di semarakkan dengan adanya Expo Nurul Jadid 2019. Pada acara ini, semua Instansi yang berada di lingkungan Nurul Jadid menjadi peserta yang memamerkan karya-karya dan prestasi yang pernah di capai. Expo ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, jum’at-sabtu (29-30/03). Sekolah Menengah Atas Nurul Jadid (SMA NJ) adalah salah satu instansi yang turut serta memenuhi stand Expo NJ 2019. Dari sekian karya yang dipamerkan, ada sisi yang menonjol dan menjadi daya tarik dari pada instansi-instansi lain. SMA NJ mampu menghasilkan karya Robotika. Tentu hal ini menjadi daya tarik tersendiri karena karya robotika mampu dihasilkan meskipun tidak ada jurusan yang mewadahuinya. Laylurrahman selaku siswa SMANJ menuturkan bahwa meskipun tidak ada jurusan yang mewadahi, karya-karya tersebut masih dapat ditampung di kegiatan Ekstrakurikuler Robotika. “Karya ini kami hasilkan di ekstrakurikuler robotika. Kegiatan ek

Detik Akhir Haul dan Harlah 70 Pesantren Nurul Jadid

Bulan maret akan segera berakhir, dimana sudah menjadi detik-detik terakhir dalam serangkaian acara Haul dan Harlah ke-70 Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton. Dari sekian banyaknya rentetan acara, pada dua hari sebelum pelaksanakan haul dan harlah yakni tanggal 29 dan 30 maret 2019 dilaksanakan acara Expo Nurul Jadid. Acara ini memamerkan sekaligus memperkenalkan produk yang telah dihasilkan oleh instansi-instansi yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid dan Pengurus Pembantu Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4 NJ) yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa maupun di luar Jawa, seperti P4 NJ Surabaya, Malang, Pamekasan , Lumajang, Bali dan lain sebagainya. Lembaga-lembaga formal yang berada di naungan Pondok Pesantren Nurul Jadid, seperti MA Nurul Jadid, SMA NJ, MAN Probolinggo, SMP NJ, MTs NJ, Universitas Nurul Jadid dan lain-lain mem amerkan berbagai prestasi yang pernah dicapai, hasil karya, dan produk makanan. Sebagaimana yang terdapat di stand expo UNUJA yang m

Ada apa dengan Tukang Becak?

Dok Istimewa Di bawah terik matahari yang menyengat dan dedaunan yang berjatuhan karena usianya yang telah mencapai ujung kehidupan, banyak tukang becak yang berdiam diri dalam kesepian pelanggan. Orang-orang yang tinggal di daerah Paiton ini sangat gigih dalam menjalani kehidupan, bahkan seratus rintangan pun mereka hadapi demi mendapatkan uang untuk keluarga tercinta. Mereka adalah pejuang keluarga yang menanti dengan penuh semangat, mereka berdiam di pangkalan becak yang berada di dekat Pos I dan Pos II gerbang masuk PP Nurul Jadid Paiton. Sangat simpel sekali melihat aktivitasnya sehari-hari, jika tidak ada pelanggan mereka hanya berdiam diri dengan sabar dalam kesetiannya menunggu orang dengan harapan ada yang memanggilnya untuk meminta bantuan jasanya. Kesehariannya tidak pernah menentu banyaknya tumpangan, mungkin yang paling banyak ketika hari libur pesantren yakni selasa dan jumat. Bisa juga ketika pada hari libur maulid dan ramadhan. Sudah barang tentu, ketika