Langsung ke konten utama

Pelatihan "Teknik Pengambilan Gambar dan Setting Camera" oleh Kelas Broadcasting Himaprodi KPI UNUJA


Dok Istimewa

Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Nurul Jadid adakan pelatihan Teknik pengambilan gambar dan setting kamera bagi mahasiswa semester I prodi KPI yang berminat di bidang Broadcasting (10/01/2019).

Pelatihan ini bekerja sama dengan tim Multimedia Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, yang berlangsung di Aula Universitas Nurul Jadid (UNUJA). Menurut Ketua Himaprodi KPI, Syakir, pelatihan ini diadakan dengan maksud untuk memfasilitasi para mahasiswa kpi khususnya semester I yang memang mempunyai bakat di bidang broadcasting.

Pelatihan broadcasting menjadi sangat penting mengingat prodi kpi yang memang selaras dengannya. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi harapan dari ketua himaprodi kpi untuk mahasiswa semester I agar belajar mengawali pelatihan di lapangan sebelum nantinya mendapatkan teorinya di perkuliahan pada semester selanjutnya.

"Pelatihan yang diadakan untuk mahasiswa kpi yang berminat di bidang broadcasting ini, ada harapan dari kami sebagai pengurus himaprodi kpi untuk mereka belajar menjemput bola. Dalam artian, mereka tidak harus menunggu teori di proses perkuliahan. Nah, ketika sudah nanti saatnya mendapat teori mengenai broadcasting, mereka sudah tidak lagi merasa asing dan akan siap untuk melanjutkan pengalamannya", ungkap pemuda asal besuki ini.

Dok Istimewa
Ismatul Ainiah, salah satu mahasiswa semester I yang berminat di broadcasting mengaku sangat beruntung bisa masuk di prodi dan belajar mengenai broadcasting. Isma sangat berantusias sekali dalam mengawal teman-temannya untuk tetap istiqamah mengikuti pelatihan.

"Beruntung sekali saya bisa masuk prodi kpi. Dari itu, saya bisa lebih mendalami ilmu dan pengalaman tetang broadcasting yang selama ini masih dangkal pada diri saya. Setiap menjelang pelatihan,  saya selalu mengingatkan teman-teman untuk tetap semangat tanpa mengenal lelah mengikutinya", kata perempuan alumni SMK Nurul Jadid tersebut.

Dalam penyelenggaraan pelatihan ini, mahasiswa kpi terus berantusias mengikutinya sampai akhir pelatihan. Acara yang dimulai dari jam 09.00 sampai 11.30 ini, disajikan dengan beberapa teori yang langsung diselingi dengan praktek dalam pengawasan dan bimbingan tim multimedia pesantren nurul jadid.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Strategi komunikasi dalam membangun jaringan (berpikir strategis dan bertindak taktis)

  Perjalanan panjang dalam dunia kampus, banyak orang yang mengikrarkan dirinya sebagai mahasiswa, tentu tidak akan lepas dengan berbagai persoalan, baik internal maupun eksternal. Faktor internal bisa dikategorikan dengan kurang keberanian pada diri sendiri, keluarga yang kurang mendukung, dan lingkungan yang kurang bersahabat. Sedangkan eksternal bisa terjadi pada semua   persoalan yang ada dalam dunia akademik, seperti kurang respect terhadap orang baru, sulit mencerna dunia luar, dan lain sebagainya. Persoalan yang sedemikian banyak, sudah tidak bisa dihitung dengan jari, ternyata cukup mampu ditepis dengan keaktifan di organisasi. Kehadiran organisasi sebagai salah satu pilihan bagi mahasiswa untuk mengembangkan dirinya, sudah tidak perlu diragukan. Mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, mucul banyak organisasi dengan latar belakang kemunculan dan tujuannya, diperkenalkan kepada kita sebagai elemen dari instansi pendidikan tersebut. Di era sekarang, yang penu

Catatan untuk seorang perempuan yang berani berdiri diatas kakinya sendiri

Kartini, sosok perempuan hebat masa lalu Nama dan perjuangannya adalah sesuatu yang baru Perempuan cerdas dalam pusaran orang-orang yang tidak tahu Bergema, menentang budaya dan aturan yang kaku   Jiwanya memberontak terhadap sejarah yang mulai membeku Berdiri dan berlari, melawan arus untuk lebih maju Semuanya merupakan warisan besar untuk perempuan abad 21 Untuk itu, sebuah refleksi, apakah kita mampu untuk meniru   Perempuan abad 21, harus banyak memberi kontribusi Di kala semua orang terpaku pada ajaran yang sudah basi Perempuan layaknya kartini yang selalu menginspirasi Cahaya terang untuk semua kalangan lintas generasi Ia yang tidak mudah untuk didominasi oleh para laki-laki   Karya, adalah modal utama perempuan masa kini Cerdas dan visioner adalah sebuah visi Akhlakul karimah sebagai penunjang untuk lebih mumpuni Menuju perempuan berdaya dan mandiri yang punya harga diri Layaknya seorang ibu bernama kartini   Wahai para kartini baru, j

Perjuangan Perempuan Di Ranah Domestik Dalam Pandangan Feminisme Eksistensial Simone De Beauvoir

simone de beauvoir Perjuangan perempuan untuk menuntut hak-hak mereka sebagai manusia seutuhnya merupakan perlawanan terhadap pembagian kerja yang menetapkan kaum laki-laki sebagai pihak yang berkuasa dalam ranah publik. Maka dari itu, munculah feminisme sebagai gerakan sosial yang pada mulanya berangkat dari asumsi bahwa pada dasarnya kaum perempuan ditindas dan dieksploitasi, di mana melaluinya pula (feminisme) perempuan berusaha untuk mengakhiri penindasan dan eksploitasi tersebut. Feminisme menyoroti politik seksualitas dan domestik baik pada level personal maupun level publik. Gerakan perempuan secara perlahan tumbuh menjadi suatu kekuatan politik yang besar, menyebar ke seluruh Eropa dan Amerika Utara, dan kemudian melahirkan aliran feminis radikal yang memperjuangkan aspirasinya melalui jalur kampanye serta demokrasi untuk membangun ruang dan kebudayaan perempuan. Selanjutnya, feminis sosialis lebih menekankan pada pembangunan aliansi dengan kelompok-kelompok dan kelas-kelas t