Langsung ke konten utama

PP Nurul Jadid Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas dengan acara pengajian, Kamis (06/12/2018) malam.


Pengasuh PP Nurul Jadid, KH Zuhri Zaini, BA mengungkapkan, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW selama ini dilaksanakan setiap tahun, guna meningkatkan kecintaan ummat Islam terhadap Nabinya.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak lain adalah untuk semakin kenal kepada nabi. Dengan modal kecintaan dan mengenal dirinya lebih dalam, kita akan termotivasi dan diberi kemampuan untuk meneladaninya,” dawuhnya.

KH Zuhri juga menambahkan bahwa dengan adanya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa diharapkan jauh dari adzab atau siksaan Allah SWT.

“Dengan melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW seperti saat ini, kita telah menghadirkan beliau ke tengah-tengah kita. Sesuai dengan ayat Allah dalam al-Anfal:33 yang berbunyi “Allah tidak akan menyiksa mereka selama kamu ada di tengah mereka”. Maka dengan berkumpulnya kita di majelis dzikir yang dihadiri nabi akan menjauhkan adzab Allah,” imbuhnya.

Dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga dilaksanakan pemberian santunan bagi anak yatim, penghargaan pemenang lomba kreasi musik tradisional ala santri, pembacaan shalawat al-badri dan mauidhah hasanah. Selain itu, acara ini dihadiri oleh seluruh santri PP Nurul Jadid, wali santri, alumni, alim ulama, civitas akademika, aparat keamanan dan masyarakat sekitar. (AR)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal 3 Posisi Penulis dalam Menulis

Apa kabar guys? Semoga kabarnya menyenangkan yahhh! Bagaimana nih apakah masih bersemangat untuk tetap menulis? Kalau masih, mari kita belajar bersama dan terus meningkatkan kreativitas menulisnya. Postingan sebelumnya, saya sudah kasih beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh para penulis pemula. Nah , sekarang saya sudah siapkan bagaimana seorang penulis itu memposisikan dirinya dalam karya tulisnya sendiri. Seperti yang sudah saya katakan pada postingan sebelumnya, bahwa seorang penulis pemula sering mengeluhkan tidak tahu cara memulai dan merangkai kata atau macet dalam menuangkan idenya ke dalam tulisannya. Hal ini memang sering terjadi dan salah memposisikan dirinya dikala menulis. Saya sudah sediakan bagaimana sih cara seorang penulis itu memposisikan dirinya. Dibawah ini sudah ada 3 point penting mengenai posisi penulis. Yuk baca lebih lanjut untuk mengetahuinya. Pertama, Penulis memposisikan dirinya sebagai penulis. Yah tentulah kalau tidak sebagai penulis lalu s

Himaprodi Kpi Unuja; Konsep Baru Musyawarah Besar 2021

  PROBOLINGGO – Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19) membuat banyak lini kehidupan kemasyarakatan harus patuh terhadap protokol kesehatan yang diterapkan oleh pihak Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Masyarakat diharuskan mematuhi untuk tidak berkerumun, tidak melakukan kontak langsung, memakai masker, mencuci tangan, dan beberapa anjuran lainnya untuk mencegah rantai penyebaran Covid-19. Sudah hampir satu tahun sejak kasus pertama diumumkan pertama pada awal maret 2020, Covid-19 di Indonesia masih tidak mengalami perkembangan baik yang cukup berarti. Salah satu dampaknya menyasar pada banyak organisasi untuk mampu survive dengan menyesuaikan diri terhadap protokol kesehatan. Program kerja organisasi yang seharusnya sudah terselesaikan harus tertunda bahkan gagal terlaksana. Himpunan Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Nurul Jadid (HIMAPRODI KPI) adalah salah satu dari sekian banyak organisasi yang sudah berbulan-bulan tidak menemukan kejelasan dalam arah gera

Pembukaan Osabar 2021, KH Zuhri Zaini Jelaskan Pesantren dan Santri Zaman Nabi

  Kegiatan rutin tahunan Orientasi Santri Baru (OSABAR) Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid kembali digelar. Osabar yang akan dilaksanakan selama 5 hari, 11 – 15 Juli 2021, digelar di Aula 2 bagi santri putra dan Aula 1 bagi santri putri. Pengasuh PP Nurul Jadid, KH Moh Zuhri Zaini, menyampaikan selamat datang kepada para santri baru baik yang sudah maupun belum pernah mondok. “Mudah-mudahan anda-anda sekalian selalu mendapat pertolongan dari Allah SWT sehingga bisa kerasan di pondok ini dan bisa melaksanakan kegiatan dengan baik, serta diberi kesehatan dan hidayah dari Allah,” harapnya. Selain itu, Kiai Zuhri menuturkan bahwa pondok pesantren adalah lembaga pendidikan yang berbasis keislaman. “Khusus di Indonesia tentu berbasis masyarakat dan kebangsaan,” jelasnya. Lebih lanjut, Kiai Zuhri juga menjelaskan bahwa cikal bakal pondok pesantren sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Nabi tidak hanya diutus sebagai rasul namun juga menjadi muallim (red, pengajar).