Langsung ke konten utama

Liburan, bukan hanya senang-senang tapi untuk bantu orang tua






Selama satu semester kita sudah banyak disibukkan dengan berbagai tugas disekolah. Pastinya kita sangat bosan dan butuh sesuatu untuk membuang rasa bosan tersebut. Maka dari itu liburan bisa menjadi salah satu cara untuk merefresh semangat kita kembali. Mulai hari 18 desember kita sudah masuk hari libur selama setengah bulan ke depan.


Pastinya kita sangat senang dan bahagia karena hari libur merupakan hari sangat dinanti-nantikan oleh para pelajar. Di hari libur, kita bisa seenaknya melakukan aktivitas yang kita mau mulai dari tidur sepanjang hari, jalan-jalan, hunting dan lain sebagainya. Tapi kebanyakan dari kita melupakan sesuatu yang seharusnya kita lakukan di hari libur yaitu membantu pekerjaan orang tua. Sebenarnya bukan terlupakan hanya saja kadang kita malas untuk membantunya dan yang paling kebangetan adalah merasa gengsi ketika harus bantu pekerjaan orang tua. Di saat sekolah masih aktif, pasti kita sangat jarang membantu pekerjaan orang tua kita. Maka dari itu, di hari libur inilah kita harus pergunakan dengan baik untuk membantu mengurangi beban pekerjaan orang tua kita.

Orang tua kita adalah orang yang paling banyak berjasa dalam kehidupan kita. Orang yang paling sering memperhatikan keadaan kita. Apakah pernah terfikirkan oleh kita semua untuk membalas jasa-jasanya. Tapi hal itu tidak akan pernah bisa terbalaskan karena tidak akan pernah ada yang bisa menandingi jasa-jasa orang tua terhadap kita. Uang dan harta tidak akan pernah bisa membayar itu semua. Maka dari itu bantulah setiap pekerjaan orang tua kita sebagai bentuk  rasa terima kasih kita kepadanya meskipun hal itu tidak seberapa nilainya. Gunakanlah hari libur sebagai jalan untuk membantunya. Meskipun kita tidak membantu secara keseluruhan tapi paling tidak kita sudah bisa mengurangi setiap bebannya.

Untuk lebih baiknya, semuanya bisa terlaksana dengan baik di hari libur. Tidur sepanjang hari, jalan-jalan, hunting dan sebagainya bisa terlaksana tapi bantu orang tua juga bisa terlaksana. Kalau hal itu semua bisa terlaksana dengan baik maka hidup kita akan semakin berwarna. Gunakanlah hari libur ini dengan pekerjaan yang baik, meningkatkan belajar dan juga untuk meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT.

Happy Holiday
Hopefully the holidays are fun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal 3 Posisi Penulis dalam Menulis

Apa kabar guys? Semoga kabarnya menyenangkan yahhh! Bagaimana nih apakah masih bersemangat untuk tetap menulis? Kalau masih, mari kita belajar bersama dan terus meningkatkan kreativitas menulisnya. Postingan sebelumnya, saya sudah kasih beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh para penulis pemula. Nah , sekarang saya sudah siapkan bagaimana seorang penulis itu memposisikan dirinya dalam karya tulisnya sendiri. Seperti yang sudah saya katakan pada postingan sebelumnya, bahwa seorang penulis pemula sering mengeluhkan tidak tahu cara memulai dan merangkai kata atau macet dalam menuangkan idenya ke dalam tulisannya. Hal ini memang sering terjadi dan salah memposisikan dirinya dikala menulis. Saya sudah sediakan bagaimana sih cara seorang penulis itu memposisikan dirinya. Dibawah ini sudah ada 3 point penting mengenai posisi penulis. Yuk baca lebih lanjut untuk mengetahuinya. Pertama, Penulis memposisikan dirinya sebagai penulis. Yah tentulah kalau tidak sebagai penulis lalu s

Himaprodi Kpi Unuja; Konsep Baru Musyawarah Besar 2021

  PROBOLINGGO – Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19) membuat banyak lini kehidupan kemasyarakatan harus patuh terhadap protokol kesehatan yang diterapkan oleh pihak Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Masyarakat diharuskan mematuhi untuk tidak berkerumun, tidak melakukan kontak langsung, memakai masker, mencuci tangan, dan beberapa anjuran lainnya untuk mencegah rantai penyebaran Covid-19. Sudah hampir satu tahun sejak kasus pertama diumumkan pertama pada awal maret 2020, Covid-19 di Indonesia masih tidak mengalami perkembangan baik yang cukup berarti. Salah satu dampaknya menyasar pada banyak organisasi untuk mampu survive dengan menyesuaikan diri terhadap protokol kesehatan. Program kerja organisasi yang seharusnya sudah terselesaikan harus tertunda bahkan gagal terlaksana. Himpunan Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Nurul Jadid (HIMAPRODI KPI) adalah salah satu dari sekian banyak organisasi yang sudah berbulan-bulan tidak menemukan kejelasan dalam arah gera

Pembukaan Osabar 2021, KH Zuhri Zaini Jelaskan Pesantren dan Santri Zaman Nabi

  Kegiatan rutin tahunan Orientasi Santri Baru (OSABAR) Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid kembali digelar. Osabar yang akan dilaksanakan selama 5 hari, 11 – 15 Juli 2021, digelar di Aula 2 bagi santri putra dan Aula 1 bagi santri putri. Pengasuh PP Nurul Jadid, KH Moh Zuhri Zaini, menyampaikan selamat datang kepada para santri baru baik yang sudah maupun belum pernah mondok. “Mudah-mudahan anda-anda sekalian selalu mendapat pertolongan dari Allah SWT sehingga bisa kerasan di pondok ini dan bisa melaksanakan kegiatan dengan baik, serta diberi kesehatan dan hidayah dari Allah,” harapnya. Selain itu, Kiai Zuhri menuturkan bahwa pondok pesantren adalah lembaga pendidikan yang berbasis keislaman. “Khusus di Indonesia tentu berbasis masyarakat dan kebangsaan,” jelasnya. Lebih lanjut, Kiai Zuhri juga menjelaskan bahwa cikal bakal pondok pesantren sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Nabi tidak hanya diutus sebagai rasul namun juga menjadi muallim (red, pengajar).