Postingan

Alissa Wahid; Meneladani Gusdur harus paham prinsipnya

Gambar
Alissa Wahid sebagai Koordinator Jaringan Gusdurian Indonesia mendatangi acara Haul satu dekade KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang diadakan oleh Komunitas Gitu Saja Kok Repot Gudurian Pasuruan, 26/01/2020.
Neng Alissa mengawali dengan bercerita bagaimana sosok Gus Dur yang sangat mencintai banyak orang. Bahkan Gus Dur pernah mengatakan kepada Neng Alissa agar tidak selalu berharap mempunyai bapak yang mampu mengutamakan keluarga.
"Alissa, jangan pernah berharap bapakmu ini sama dengan bapaknya orang lain. Jangan terlalu berharap mendapatkan apa-apa dari bapak. Karena keluarga itu masih dalam tahap keempat, bapak harus lebih mengutamakan Islam, Indonesia, Nahdlatul Ulama', baru Keluarga sendiri", ungkap neng alissa seperti yang didawuhkan gusdur.
Putri pertama Gus Dur ini berharap agar orang-orang yang mencintai, berusaha meneladani sosok Gus Dur harus juga mampu tidak bertindak sewenang-wenang atau yang dibahasakan gusdur tidak sampai membatas batasi.
Menurutnya, m…

KH Moensif; Rayon adalah Jantung PMII

Gambar
Sejak bergabung di PMII melalui MAPABA dan lewat berbagai tulisan yang sudah tersebar dimana-mana, disebutkan bahwa ada 13 tokoh sebagai pendiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Namun, tentunya kita hanya sebatas tahu akan nama-nama tersebut tanpa ada rasa ingin tahu dimana keberadaannya sekarang. Apakah masih hidup atau sudah meninggal mendahului kita semua.
Sejak berdirinya pada tahun 1960 sampai pada saat ini 2019, PMII sudah berumur 59 tahun. Tentunya kita akan berfikiran bahwa para pendiri itu sudah tiada atau meninggal. Tetapi kalau kita tidak menanyakan atau mencari tahu akan 13 pendiri tersebut yah kita akan tetap berasumsi seperti itu. Karena melihat umur PMII yang sudah setengah abad lebih.
Hal ini baru saya sadari ketika di suatu pagi menjelang siang dapat pesan Whatsapp dari salah satu kakak kelas. Isinya kurang lebih menanyakan tentang kepastian saya ikut ke Jombang. Beliau juga bilang akan mampir ke Singasari untuk bertemu dengan pendiri PMII. Nah, pada…

Pergantian Kepengurusan Himaprodi Kpi Unuja

Gambar
Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Nurul Jadid adakan acara pergantian kepengurusan untuk memimpin Himpunan Mahasiswa Prodi (Himaprodi) Kpi pada masa jabatan 2019-2020, Paiton (24/11/2019)
Pada acara ini, dilaksanakan terlebih dahulu dengan Laporan Pertanggung Jawaban (lpj) kepada semua mahasiswa kpi oleh kepengurusan himaprodi kpi masa jabatan 2018-2019. Hal ini untuk mempresentasikan adanya program kerja (proker) selama satu tahun menjabat.
Abdussyakir selaku ketua himaprodi langsung memaparkan berbagai proker yang telah dibentuk dan direncanakan sejak awal menjabatnya. Dari sekian proker, ternyata sudah banyak yang terlaksana meskipun tidak 100 % maksimal. Tentu hal ini tidak terlepas dari berbagai dinamika yang ada didalamnya, mulai kurangnya dana, sdm yang kurang memadai, dan berbagai hal yang membuat tidak maksimalnya acara.
Pemaparan akan proker selama masa jabatannya membuat para mahasiswa kpi angkat suara untuk berhak diterima atau tidak. Dari pernyat…

Pernyataanmu; senjata makan tuan

Gambar
Akhir-akhir ini publik kembali digegerkan oleh penyampaian pidato yang sangat kontroversial. Pidato yang disampaikan oleh putri dari mendiang tokoh  terkemuka, serta terhormat di mata masyarakat Indonesia. Kini, masyarakat tak lagi memandang putri itu dengan hormat. Sukmawati Soekarnoputri adalah orangnya.
Diatas podium dalam panggung yang luas, sosok wanita yang mengenakan pakaian baju hitam berbatik sedang menyampaikan pidatonya. Menjadi titik fokus para peserta yang hadir untuk mendengarkan. Disampaikan dengan sangat tegas dan lantang. Suaranya sudah memecahkan keheningan pada saat acara berlangsung.
Dengan ketegasan dan kelantangan itu, ia berpidato di atas podium. Ada microphone yang juga menjadi wasilah kelantangan pidatonya. Disampaikan dalam bentuk pertanyaan kepada audien, "yang berjuang di abad ke-20 itu nabi yang mulia muhammad atau ir. Soekarno untuk kemerdekaan?,". Dia juga membanding-bandingkan al-Qur'an dengan Pancasila.
Pernyataan ini tentu tidak bisa la…