Postingan

FKS Sumenep gelar Festival Budaya se-Madura di Annuqayah

Gambar
Forum Komunikasi Santri Sumenep (FKS Sumenep) semarakkan liburan maulid dengan kegiatan Festival Budaya se-Madura di Aula Assyarqawi Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, senin-selasa, 11-12/11/2019.
Hari pertama diisi dengan acara pembukaan dan lomba-lomba. Diantaranya lomba pidato bahasa indonesia, pidato bahasa madura, LKTI, dan cipta baca puisi. Sedangkan di hari kedua, diisi dengan Talkshow dan penutupan serta pemberian hadiah kepada para pemenang lomba.
Pada hari kedua ini, Ketua Umum FKS Sumenep Faqih Thariqu Billah, menyampaikan banyak terima kasih kepada yang berpartisipasi dan mohon maaf atas kekurangan teman-teman panitia. Faqih juga menyampaikan agar para peserta tidak sampai berhenti berproses.
"Untuk para pemenang, kalian akan pulang dengan kepala tegak karena membawa juara. Kami harap terus berproses, jangan hanya sampai disini saja. Yang belum menang, tetap terus berusaha karena kalian tidak gaga…

RSUD; Mengajarkan pentingnya bersyukur akan Kesehatan

Gambar
Bermula dari adanya keinginan untuk bergabung di acara rutinan FKS Sumenep pada liburan maulid pp Nurul Jadid. Acara pada tahun ini akan digelar di Pp Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep. Saya mengutarakan kepada orang tua kalau ingin mengikuti acara tersebut selama dua hari, 11-12/11/2019.
Malam harinya, ibuku mendapatkan telepon dari kakaknya (pamanku) yang mana seperti biasanya menanyakan keadaan ibunya (nenekku) dan keluarga dirumah. Namun, pada saat itu ada sesuatu yang mengganjal dipikiranku, tiba-tiba pamanku bilang "coba bawa keluar, suaranya putus-putus mungkin gak ada signal". Padahal menurutku suaranya baik-baik saja dan jelas terdengar.
Ternyata, pamanku hanya mau bilang bahwa anaknya (sepupuku) yang saat ini lagi sekolah di Kota Sumenep kecelakaan dan dirawat di RSUD Sumenep. Disuruh untuk dibawa keluar agar perbincangan itu tidak terdengar oleh ibunya (nenekku). Karena biasanya kalau orang sudah tua (sepuh) ditakutkan terkejut mendengar cerita tidak baik akan keluar…

Dangkal Pengalaman; Sulit Menemukan Kebenaran di Jakarta

Gambar
Sesuatu yang tidak disangka-sangka, diluar dugaan dan rencana, akhirnya saya juga sampai di Ibukota, DKI JAKARTA. Hal ini dikarenakan kakak sepupu perempuan saya yang begitu memaksa agar saya melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Karena pada waktu itu, saya sedang menghadiri Kongres Nasional Forkomnas KPI di Bandung. Bandung ke Jakarta hanya butuh 3 jam an perjalanan, sehingga saya didesak untuk terus ke Jakarta.
Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya saya putuskan untuk berpisah dengan teman-teman dan lanjut ke Jakarta. Meskipun baru pertama kalinya, tidak tahu seluk beluk jakarta, saya memberanikan diri untuk tetap sampai di jakarta. Pada tanggal 2 november, saya naik kereta ke stasiun pasar senen. Disana saya dipesankan Grab motor oleh kakak sepupu yang akhirnya mengantarkan saya sampai ke rumahnya.
Bersyukur sekali, saya juga bisa merasakan kenikmatan, suasana, dan sapaan dari jakarta. Hari itu, saya tidak lagi hanya mendengar atau melihat di tv-tv akan Jakarta. Tapi bisa lebih deka…

Ricuh, Kongres VI Forkomnas KPI diwarnai WO dan mundurnya tim pelaksana

Gambar
Kongres VI Forkomnas KPI diadakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai tindak lanjut Pra Kongres yang diadakan di IAIN Purwokerto pada februari 2019. Kongres ini berlangsung selama 3 hari, 28-31 oktober 2019.

Pra Kongres tersebut salah satunya membentuk tim panitia pelaksana untuk membantu terselenggaranya Kongres VI Forkomnas KPI. Namun, pada saat pelaksanaan kongres, Ketua Umum PP Forkomnas KPI, Ibnu Yahya menyatakan secara terbuka di depan peserta kongres bahwa tim pelaksana mengundurkan diri.

Pengunduran tim pelaksana kongres dikarenakan ada rasa ketidak mampuan untuk melanjutkan tugas pada acara ini. Hal ini juga dikarenakan ada beberapa tim pelaksana yang tidak hadir atau maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Seperti halnya yang diungkapkan Afif Faturrakhman bahwa ia mengundurkan diri karena tidak adanya yang memimpin, "Bagaimana kita mau bergerak jika kepalanya tidak ada" jelas afif.

Sehingga pada acara kongres ini, Sidang langsung dialihkan dan dipimpi…